Arus mudik

Kecelakaan di Jalinsum, 13 Pemudik Luka

Kompas.com - 08/09/2010, 20:37 WIB

GUNUNG SUGIH, KOMPAS.com - Tabrakan beruntun yang melibatkan mobil angkutan kota, minibus, dan sepeda motor terjadi di Jalan Lintas Sumatera di Buluk Sari, Kecamatan Bumi Ratu Nuban, Lampung Tengah, Rabu (8/9/2010) siang.

Akibatnya, 13 pemudik mengalami luka- luka dan harus diberi perawatan di rumah sakit. Ke-13 pemudik tersebut asal Serang dan Kotabumi, Lampung Utara.

Mereka menjalani perawatan di RSD Demang Sepulau Raya, Gunung Sugih. Para korban tabrakan beruntun tersebut kebanyakan menderita luka-luka kecil di bagian kepala dan wajah karena pecahan kaca dan luka di bagian kakinya.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Korban penumpang dari mobil Kijang bernopol BE 2908 AK warna coklat metalik, adalah Mujianto, Ahwa, Hairul, dan Irni Lasari.

Semuanya adalah warga asal Kotabumi, Lampung Utara yang sedang menuju Bandar Lampung. Sementara korban dari mobil angkutan kota Suzuki Carry bernopol A 1971 FA adalah Susilowati, Esa, Rismayanto, Hamsanturi, Helen, Muftar Efendi, Angga, Husaini, dan Adang.

Kesemuanya berasal dari Serang, Banten menuju Kotabumi, Lampung Utara. Kemudian seorang pengendara motor bernopol T 2262 HJ yakni Maradona.

Kanit Laka Polres Lamteng Ipda Mulyanto menjelaskan, mobil Carry warna merah yang berpenumpang sembilan orang tersebut melaju dari arah Bandar Lampung, beriringan dengan sepeda motor ke arah Lampung Utara.

Saat melintas di lokasi kejadian, sepeda motor tersebut hendak menyalip angkot Carry. Namun karena jarak yang terlampau dekat, pengemudi angkot lepas kendali dan mengarah ke kanan jalan.

Sementara dari arah yang berlawanan, melaju kencang mobil Kijang yang berpenumpang empat orang, akibatnya kecelakaan pun tak bisa dihindari.

Mobil angkot dan Kijang mengalami kerusakan di bagian depan, sementara sepeda motor mengalami kerusakan di bagian stang, dan roda depan. Warga mengetahui kejadian tersebut langsung menolong para korban, dan tidak lama polisi pun datang, membawa para korban ke RS dan mengatur lalu lintas di lokasi kejadian.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau