PARIS, KOMPAS.com - Bek tim nasional Perancis, Patrice Evra, mengajukan banding kepada Federasi Sepak Bola Perancis (FFF) atas keputusan larangan membela "Les Bleus" selama lima pertandingan. Menurut pemberitaan di Perancis, FFF dan Evra akan melakukan dengar-pendapat pada Kamis (9/9/2010).
Kasus ini berkaitan dengan insiden mogok latihan yang dilakukan Evra dkk pada Piala Dunia 2010 Afrika Selatan lalu. Aksi itu merupakan bentuk protes atas keputusan FFF menarik pulang penyerang Nicolas Anelka, sebelum Perancis menuntaskan jadwal laganya. Perancis kemudian gagal masuk fase grup.
FFF menilai, insiden itu adalah penyebab kegagalan Perancis lolos fase grup. Mereka kemudian memutuskan menyelidiki kasus tersebut dan memberi sanksi kepada yang terlibat.
Evra, Anelka, dan sejumlah pemain Perancis masuk daftar yang diduga bertanggung jawab atas insiden itu. Evra dinilai bersalah dan dilarang bermain untuk timnas dalam lima pertandingan. Dengan begitu, menurut jadwal sekarang, Evra baru bisa kembali membela "Les Bleus" pada laga persahabatan melawan Brasil, Januari mendatang. (SCN)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang