MANCHESTER, KOMPAS.com - Bek Manchester United (MU), Gary Neville mengaku tak pernah menyukai Liverpool. Ia juga menilai Manchester City tak akan pernah menduduki posisi MU sebagai penguasa Manchester, berapa pun banyaknya uang yang mereka hamburkan di bursa transfer.
"Aku adalah pendukung United. Mereka (Liverpool) memenangi segalanya dan itu adalah masa-masa buruk, sejujurnya, pada periode 1970an dan 1980an," ujar Neville.
"Aku menduga (kebencian) muncul dari rasa cemburu, benci, dan fanatisme kepada tim yang Anda dukung, dari masa kecilku. Anda tak ingin melihat (Liverpool) memenangi segalanya,"
"Anda tak menyukai orang yang menang, seperti kulihat selama 15 atau 16 tahun terakhir, dari sisi yang baik, setiap orang sekarang (tak menyukai United) dan mereka membenci United karena kami menang,"
"Aku memiliki rasa hormat kepada Liverpool untuk tradisi dan sejarah mereka lebih besar dibanding kepada tim lain yang baru muncul ke permukaan pada beberapa musim terakhir, dengan bermodalkan setumpuk uang,"
"(Liverpool) memiliki sejarah bagus. Anda harus mengakuinya dan mereka sukses," terangnya. (SCN)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang