Terry jones

100 Persen Batal

Kompas.com - 11/09/2010, 08:47 WIB

KOMPAS.com — Boleh jadi, informasi paling melegakan adalah pembatalan pembakaran Al Quran sebagai bentuk peringatan sembilan tahun tragedi 11 September. Nah, rencana bikinan Terry Jones itu memang 100 persen batal.

"Seratus persen batal. Tak ada pembakaran Al Quran pada Sabtu (11/9/2010) pukul 6 sore," begitu kata Pemimpin Aliansi Gereja dan Penginjil Amerika Serikat (AS) KA Paul kepada AFP, Jumat.

Pernyataan itu diperkuat juga oleh konfirmasi yang dilakukan Lukas, anak laki-laki Terry Jones.

Sebelumnya, pada Jumat pagi, Jones yang dianggap pastor oleh 50 pengikutnya itu memberi tenggat dua jam kepada Imam New York, Feisal Abdul Rauf, untuk mengontaknya. Upaya Jones itu adalah desakannya meminta lokasi pembangunan pusat Islam di dekat Ground Zero agar dipindahkan ke tempat lain.

Alhasil, tenggat itu terlewati. Jones lalu mengatakan lagi kalau niatnya bakal diwujudkan.

Tak ayal, Presiden Obama pun memberikan kecaman terhadap tindakan itu. "Rencana untuk membakar kitab suci pemeluk agama bertentangan dengan prinsip yang diyakini AS," tegas Obama.

Sementara satu jam sebelum pembatalan 100 persen itu, putri tiri Terry Jones yang bernama Emma Jones mengirimkan surat elektronik bertuliskan kata-kata, "Papa, jangan kau lakukan itu (membakar Al Quran-red)."

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau