TOLITOLI, KOMPAS.com - Arus balik di trans Sulawesi yang melintasi Tolitoli, Sulawesi Tengah, Sabtu atau H+1, masih terlihat sepi.
"Kendaraan arus balik yang melintas di jalur trans sulawesi masih sepi," kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Tolitoli, Iptu Sunaryo, Sabtu (11/9/2010).
Hal tersebut terlihat di jalur trans Sulawesi yang menghubungkan beberapa kabupaten di Sulteng dengan kondisi lalu lintas masih terlihat sepi dari kendaraan.
Jalur trans sulawesi itu menghubungkan antara kota Tolitoli dan Palu di jalur selatan, menghubungkan Parigi Moutong di sebelah timur serta sebelah selatan adalah Kabupaten Buol.
Lonjakan arus balik itu diperkirakan akan mulai terlihat pada H+7 Lebaran. "Diperkirakan, arus balik akan memuncak seminggu setelah lebaran," ujarnya.
Ia mengatakan pihaknya saat ini masih menugaskan sejumlah personel yang akan memantau kelancaran arus balik kendaraan lalulintas.
Menurut dia, hal tersebut dilakukan karena masih dalam rangkaian Operasi Ketupat 2010 yang dilaksanakan pra dan pasca lebaran.
"Kita akan tetap menjaga jalannya arus balik. Karena masih rangkaian Operasi Ketupat I," tuturnya.
Sejumlah Perusahaan Oprasi (PO) kendaraan di Tolitoli juga masih banyak yang belum mengoperasikan armadanya. Satu di antaranya adalah PO Lorena.
Sekitar 10 armada PO itu masih terlihat diparkir di depan kantor perwakilannya di Jalan Syarif Mansyur, Kelurahan Panasakan, Baolan, Tolitoli.
"Armada kita belum jalan, karena belum ada pemesanan tiket dari warga yang ingin balik ke tempat asalnnya," kata Chen, pemilik Perusahaan Otobus (PO) Lorena, Tolitoli.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang