Arus balik

Arus Balik Pemudik Mulai Melintas

Kompas.com - 12/09/2010, 16:33 WIB

INDRAMAYU, KOMPAS.com - Arus balik pemudik ke arah Jakarta yang melintas pantura Indramayu mulai terlihat, sejak Minggu (12/9/2010) pagi hingga siang.

Rata-rata, 5.000 kendaraan yang melintas per jamnya. Pemudik sepeda motor yang balik ke Jakarta mulai terlihat di jalur pantura Cirebon-Indramayu.

Jumlahnya memang belum sampai menimbulkan kepadatan arus, tapi sudah meningkat dibandingkan dua hari terakhir. Jumlah sepeda motor yang melintas mencapai 3.000 per jam, atau sekitar 48 motor per menit.

Semakin siang, jumlah kendaraan pemudik yang kembali ke Jakarta terus bertambah. "Diperkirakan sampai nanti malam terus bertambah. Kemungkinan jumlahnya bisa mencapai 100.000 unit kendaran. Dan peningkatan serta puncak arus balik akan terjadi besok, Senin (13/9)," ujar Kepala Seksi Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kabupaten Indramayu H Kusin, di pos penghitungan lalu lintas arus mudik 2010 Lohbener, Indramayu.

Belum terjadi kepadatan arus ataupun kemacetan pada H+2, arus lalu lintasnya lancar. Tingginya arus lalu lintas juga karena bercampur dengan lalu lintas kendaraan wisatawan hari libur lebaran.

Menurut Kusin, arus balik pemudik akan terasa pada H+3, karena hari Selasa (14/9) pegawai negeri mulai masuk kerja. Potensi kemacetan di jalur Cirebon-Indramayu relatif kecil sebab ruas jalannya lebar, dan banyak tersedia jalan alternatif.

Akan tetapi, potensi antrean tetap bisa terjadi di sekitar simpang Lohbener (Celeng) karena pertemuan arus dari arah Jatibarang-Widasari dengan dari Kota Indcramayu, ditambah bus arah Jakarta yang menaikkan penumpang di sekitar bunderan Celeng Lohbener.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau