BEKASI, KOMPAS.com — Peristiwa penusukan Penatua Hasian Sihombing dan Pendeta Luspida Situmorang saat hendak beribadah, hari Minggu kemarin, tak menyurutkan langkah jemaat HKPB Pondok Timur Indah, Ciketing, untuk beribadah dalam minggu-minggu ke depan.
N Sitorus, salah satu jemaat senior, mengatakan, jemaat tetap akan melanjutkan ibadahnya di lahan kosong di RT 003 RW 06 Kelurahan Mustika Jaya, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi. "Minggu depan, karena tidak ada pilihan lain, kita tetap ibadah di sana, di tanah milik kita sendiri," ungkapnya kepada Kompas.com, Senin (13/9/2010).
Sitorus mengaku bukannya tak memperkirakan risikonya. Namun, menurutnya, tanah itu sudah resmi dimiliki oleh gereja. Sementara itu, mereka tak memiliki pilihan lain untuk menggelar ibadah. Sitorus berharap pengamanan dari pihak kepolisian tetap diberikan.
"Tiap minggu, sejak ibadah kita terus diganggu, kita sudah mengajukan permohonan pengamanan, tapi ya begitu," katanya kemudian. Permohonan pengamanan yang mereka ajukan pun, lanjut Sitorus, sudah meningkat dari permohonan ke Polres hingga ke Polda.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang