Roti Isi Pisang, Baik untuk Menambah Energi

Kompas.com - 14/09/2010, 17:03 WIB

KOMPAS.com - Anda pernah melihat warung roti bakar yang membuat roti berisi keju, meises, potongan pisang, dan susu kental manis? Makanan tersebut pasti magtig banget, berat dan mengenyangkan. Anda mungkin akan berpikir, orang yang memesannya pasti rakus sekali.

Mungkin ia memang sedang lapar. Namun dalam kondisi normal, meises, keju, susu kental manis, plus pisang, memang agak berlebihan. Makanan tersebut sebenarnya bisa menjadi pilihan sehat asal Anda bisa mengurangi bagian yang tidak perlu. Susu kental manis, misalnya. Tanpa itu pun, Anda sudah mendapatkan tambahan energi.

Saat kondisi tubuh sedang kurang fit, Anda bisa memanfaatkan makanan untuk mengatasinya. Para peneliti mengatakan, beberapa makanan mampu bekerja seperti obat yang membantu menyembuhkan apa yang mengganggu Anda. Entah itu stres, sakit kepala, mual, atau susah tidur, kini Anda bisa mengurangi pemakaian obat-obatan untuk mengatasinya.

Kelelahan
Butuh kopi untuk mengatasi rasa lelah untuk sementara? Nanti dulu. Coba nikmati setangkup roti isi, ujar Heather K. Jones, RD, penulis buku What’s Your Diet Type?. Namun, perhatikan isi roti tersebut. Daripada menggunakan selai buah yang manis karena mengandung gula, lebih baik olesi roti Anda dengan selai kacang atau pisang. Pisang bisa mendongkrak energi, karena buah ini mengandung karbohidrat, potasium, dan serat. Ketika dipadukan dengan protein dari selai kacang dan roti gandum, Anda pasti langsung merasa mendapat tambahan energi dan siap bekerja kembali.

Sakit kepala
Atasi rasa sakit dengan menghidrasi tubuh Anda dengan makanan yang mengandung banyak air dan nutrisi, seperti semangka, demikian saran Stella Metsovas, ahli nutrisi di Laguna Beach, California. “Kandungan air yang tinggi pada buah semangka dan buah-buahan atau sayuran lain bisa meredakan sakit kepala. Makanan ini juga menjadi sumber mineral penting seperti magnesium, yang merupakan kunci menghentikan sakit kepala yang berdenyut," katanya. Makanan lain yang kandungan airnya tinggi antara lain mentimun, melon, tomat, buah beri, dan selada.

Stres
Para ahli mengatakan, inilah saatnya Anda melupakan mitos yang mengatakan bahwa cokelat menyebabkan kegemukan. Menurut para peneliti, mengonsumsi 40 gr dark chocolate sehari bisa menurunkan kortisol (hormon stres) dan katekolamin (hormon yang menyebabkan tekanan darah tinggi) pada tubuh, mengurangi kegelisahan, dan membantu Anda menyelesaikan pekerjaan pada waktunya. Satu hal lagi yang pasti Anda ingat, cokelat juga mengandung methylxanthine, yang mencetus pelepasan dopamin dalam tubuh. Hal inilah yang membuat Anda mudah merasa dimabuk kepayang dan membuat hubungan dengan pasangan semakin bergairah.

Sulit tidur
Suka miso soup? Sup ala Jepang ini mengandung tryptophan, asam amino yang memproduksi  serotonin dan melatonin, yang bisa membantu Anda merasa mengantuk lebih cepat. Makanan lain yang mengandung tryptophan yang tinggi antara lain yogurt tanpa lemak, sup lentil, biji bunga matahari, dan kalkun.

Sementara itu, anggur dan makanan yang mengandung gula (termasuk buah) sebaiknya tidak dikonsumsi menjelang jam tidur. “Sangat penting untuk menghindari buah-buahan dan gula simpleks pada petang hari, karena desakan insulin bisa terjadi sewaktu kita tidur," ujar Metsovas.

Pusing akibat konsumsi alkohol berlebihan
Anda pasti tak menyangka penangkalnya: baked potato! Kedengarannya aneh, namun makanan ini betul-betul berkhasiat, kata Erin Palinski, RD, pakar diet di New Jersey. “Minum alkohol bisa membuat tubuh dehidrasi, suatu proses yang bisa menyerap kadar potasium dalam tubuh Anda," ujarnya.

Akhiri pusing akibat alkohol atau nyeri lainnya dengan mengonsumsi makanan yang kaya potasium, seperti kentang (pastikan Anda memakan juga kulitnya, dimana nutrisinya paling banyak terdapat). Baked potato ukuran kecil saja sudah mengandung 759 mg potasium, sedangkan pisang ukuran sedang hanya mengandung 422 mg.

Mual
Kunyah beberapa permen jahe. Campuran rasa manis dan pedas pada makanan olahan jahe diyakini oleh para peneliti mampu menghentikan rasa mual. "Jahe sudah terbukti mampu menenangkan perut dan bertindak sebagai antiperadangan, dan membantu mengurangi mual," ujar Palinski.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau