JAKARTA, KOMPAS.com- Wakil Ketua MPR RI Lukman Hakim Saefudin mengimbau semua pihak, khususnya tokoh agama, memberikan pernyataan yang menyejukkan terkait insiden penganiayaan terhadap dua pemuka Gereja Huria Kristen Batak Protestan, Minggu lalu.
"Tindak kekerasan tak semestinya ditanggapi dengan ucapan kekerasan, seperti makian, hujatan, bahkan tuduhan tak berdasar kepada Polri dan pemerintah," tegas Lukman, yang juga Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Persatuan Pembangunan, Selasa (14/9/2010).
Lukman menambahkan, tokoh agama justru akan lebih arif dan solutif jika bekerja sama dengan tokoh masyarakat lainnya membantu pemerintah dan aparat penegak hukum menyempurnakan peraturan bersama tentang kegiatan peribadatan dan pendirian rumah ibadah.
"Akan lebih produktif jika mereka hadir dengan draft revisi peraturan tersebut guna dimusyawarahkan bersama. Di samping itu, saya juga menghimbau masyarakat jangan malah dikompori dengan kasus tersebut," katanya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang