Perakit sukhoi

Dua Tim Perakit Sukhoi Masuk RS, Lagi

Kompas.com - 15/09/2010, 00:49 WIB

MAKASSAR, KOMPAS.com - Dua warga negara asing (WNA) asal Rusia yang menjadi tim perakit dari jet tempur Sukhoi SU-27 SKM kembali dirawat di Rumah Sakit Regional Wahidin Sudirohusodo Makassar.

Komandan Pangkalan Udara (Danlanud) Sultan Hasanuddin, Makassar, Marsekal Pertama (Marsma) TNI Agus Supriatna di Makassar, Selasa (14/9/2010) membenarkan adanya dua tim garansi (warranty) yang dirawat di rumah sakit.

"Dua anggota tim warranty kembali dirawat di rumah sakit karena kondisi fisik yang mulai menurun," ujarnya.

Kedua anggota tim warranty yang belum diketahui namanya tersebut mengalami mual-mual dan pusing diduga karena kekurangan tidur akibat goncangan setelah mengetahui tiga rekannya meninggal dunia.

WN Rusia itu langsung ditangani di ruang unit gawat darurat (UGD) sekitar pukul 10.30 Wita. Setelah mendapatkan penanganan dari tim medis keduanya kemudian dipindahkan ke paviliun sawit.

Menurut Danlanud, kedua anggota tim warranty itu dimasukkan ke rumah sakit untuk mengantisipasi adanya hal-hal yang tidak diinginkan.

"Kita hanya mengambil langkah inisiatif aja jangan sampai ada hal-hal yang tidak kita inginkan terjadi makanya kita bawa ke rumah sakit untuk diperiksa," katanya.

Direktur Medik RSWS, Dr Khalid mengaku jika kedua WN Rusia itu memang sudah diperiksa dan dipindahkan ke kamar perawatan. Keduanya sudah ditangani oleh tim medis rumah sakit.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau