Transjakarta

Terobos Lampu Merah, Motor Tertabrak Bus

Kompas.com - 15/09/2010, 04:04 WIB

Jakarta, Kompas - Lantaran nekat menerobos lampu lalu lintas, sepeda motor yang dinaiki tiga orang tertabrak bus transjakarta di perempatan Harmoni, Jakarta Pusat, Selasa (14/9) sekitar pukul 10.30.

Dua penumpang sepeda motor mengalami luka-luka dan dirawat di rumah sakit. Sementara pengemudi sepeda motor mengalami luka ringan.

Asisten Manajer Pusat Kendali Badan Layanan Umum (BLU) Transjakarta Bano Yogaswara mengatakan, bus yang melayani Koridor III jurusan Kalideres-Pasarbaru dan bernomor badan TB 064 ini berjalan sesuai lampu lalu lintas.

”Bus dari arah Harmoni menuju ke Jalan Veteran. Saat lampu lalu lintas menyala hijau, transjakarta ini berbelok menuju ke arah Pasarbaru. Tiba-tiba, sepeda motor meluncur ke arah Monas. Padahal, lampu lalu lintas untuk kendaraan yang akan menuju Monas itu masih merah. Bus pun tidak sempat menghindar dan terjadilah kecelakaan,” papar Bano.

Dalam kecelakaan itu, penumpang sepeda motor, yakni Sri Mukminah (33) dan anaknya, M Mukhari (8), terluka di kaki dan kepala. Keduanya dibawa ke RS Budi Kemuliaan.

Sementara pengemudi sepeda motor, Maryanto, hanya mengalami luka ringan dan shock karena kecelakaan itu. Sepeda motor bernomor polisi B 3219 QG itu juga rusak.

Setelah kejadian itu, polisi meminta keterangan dari sopir bus, Hendri Satriyo. Sementara petugas jaga dari operator bus Transbatavia juga meminta keterangan dari pengendara dan penumpang sepeda motor.

Perbaikan menyeluruh

Kecelakaan yang melibatkan bus transjakarta kerap terjadi. Sejak Januari-Juni, ada 238 kecelakaan bus transjakarta dengan berbagai kendaraan lain dan penyeberang jalan.

Anggota Dewan Transportasi Kota DKI Jakarta, Tulus Abadi, mengatakan, angka kecelakaan bus transjakarta dengan sepeda motor tergolong tinggi. Bahkan, diprediksi mencapai 70 persen dari total kecelakaan yang melibatkan bus ini.

Tulus berharap pemerintah segera mengambil langkah guna menghindari pertambahan kecelakaan yang melibatkan moda transportasi itu.

Salah satu langkah yang perlu dibenahi adalah pelayanan transjakarta. Pelayanan bus yang baik diharapkan dapat meningkatkan peralihan pengguna sepeda motor ke bus. Selain semakin mendesaknya standar pelayanan minimal transjakarta, operator dan pemerintah perlu menyediakan sarana dan prasarana lain, seperti pertambahan armada serta lokasi park and ride.

Di sisi lain, perilaku pramudi transjakarta juga masih perlu ditingkatkan. Hal ini adalah salah satu penarik bagi masyarakat untuk mau menggunakan transjakarta sehari-hari.

Hasil survei Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia pada Maret 2010, sejumlah 20,2 persen pengguna sepeda motor beralih menjadi penumpang transjakarta. (ART)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau