Bom Meledak di Konser Artis Afganistan

Kompas.com - 15/09/2010, 04:40 WIB

HERAT, KOMPAS.com — Ledakan bom di konser seorang penyanyi terkenal Afganistan di Herat, Selasa, melukai sedikitnya 13 orang.

Ledakan itu terjadi pada akhir konser Farhad Darya di sebuah stadion olahraga di kota Herat di Afganistan barat saat ribuan penggemar mulai akan meninggalkan tempat konser.

"Tampaknya, ledakan itu dari sebuah bom yang dilekatkan di sebuah sepeda motor dan diparkir dekat stadion itu," katanya.

Pihak rumah sakit kesehatan umum provinsi telah menerima 13 orang yang terluka karena ledakan tersebut.

"Di antara mereka yang terluka ada 1 anak, 1 wanita, 1 polisi, dan 10 laki-laki penggemar lainnya," kata Ghulam Sayeed Rashid, kepala kesehatan masyarakat di provinsi itu.

Penyanyi pemenang penghargaan serta pengarang lagu yang juga aktivis perdamaian dan hak asasi manusia itu selamat tanpa terluka dalam serangan tersebut.

Darya merupakan tokoh yang sangat berpengaruh dalam musik Afganistan pada beberapa dasawarsa belakangan dan juga menjalankan proyek amal untuk anak-anak jalanan di Afganistan.

Kekhawatiran keamanan membuat konser dan acara publik lainnya dibatasi di Afganistan, yang akan mengadakan pemilihan anggota dewan, Sabtu nanti.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau