Speedy tour d'indonesia (tdi)

Rute Tour d'Indonesia Siap Pakai

Kompas.com - 15/09/2010, 13:29 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Berdasarkan survei tim Pengurus Besar Ikatan Sepeda Sport Indonesia (PB ISSI) pada 8-12 September 2010, semua rute yang akan dilewati para pebalap pada Speedy Tour d'Indonesia (TDI) dipastikan dalam kondisi baik.

"Kami telah melakukan survei di semua kota dan dapat dipastikan kondisi jalan 90 persen baik. Tidak ada hal krusial," kata Eva Chatarina, Bidang Luar Negeri PB ISSI, di Jakarta, Rabu (15/9/2010).

Eva menjelaskan, waktu pelaksanaan TDI sesudah Lebaran, yakni 24 Oktober hingga 4 November 2010, mendatangkan keuntungan tersendiri bagi pihak penyelenggara. Pasalnya, kondisi jalan yang dilalui para pebalap TDI merupakan jalur mudik.

Sudah menjadi rutinitas bahwa jalan-jalan yang merupakan rute mudik akan mengalami perbaikan sebelum Lebaran. Rute inilah yang nanti dapat dinikmati  para pebalap TDI.

Hanya saja, beberapa hal yang perlu mendapat perhatian khusus terkait rute TDI ini adalah adanya beberapa jalur yang dianggap crowded di etape dua (Bandung-Cirebon).

Oleh sebab itu, saat di Bandung, para pebalap akan dijaga dalam konvoi sampai lokasi yang sudah dianggap aman baru diberhentikan untuk istirahat. Sementara rute yang akan dilewati para pebalap diawali dengan kriterium di Jakarta dan dilanjutkan dengan road race mengambil rute Bandung-Cirebon-Pekalongan-Semarang-Yogyakarta-Madiun-Surabaya-Gilimanuk-Denpasar. Sebagai penutup, di Alun-alun Renon diadakan kriterium.

Kompetisi yang menempuh jarak 1172,6 km ini memperebutkan hadiah uang tunai 100.000 dollar AS serta Piala Presiden. Sedangkan jumlah peserta yang semula ditargetkan 20 tim (10 asing dan 10 lokal) sampai saat ini baru empat tim asing yang terdaftar akan ikut serta. Mereka adalah Eddy Holland Bike Service (Belanda), CCN Colossi, 7 Eleven (Filipina), dan Sport Power (Swiss).

"Untuk tim Polygoo Sweet Nice (PSN), kita tolak karena mereka tidak menyertakan pebalap asing, tetapi malah memasukan pebalap lokal. Untuk itu, sebagai antisipasi, kami akan menawarkan kepada beberapa tim cadangan, antara lain, KSPO Korea Selatan (Korsel) dan Azad University. Kalau memang PSN tidak menyatakan konfirmasi, kami akan mengalihkan undangannya kepada tim lain," terang Eva.

Beberapa tim asing lainnya yang juga belum mengonfirmasikan keikutsertaan mereka antara lain Giant Asia Racing Taiwan dan Tabriz Petrochemical Team (Iran).

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau