Buah dan Sayur, Penetral Hidangan Manis dan Berlemak

Kompas.com - 15/09/2010, 15:15 WIB

KOMPAS.com - Perayaan Lebaran dengan makan bersama keluarga boleh jadi sudah usai. Kini waktunya perayaan berlanjut bersama rekan dan relasi kerja di luar rumah. Tawaran makan dan hidangan melimpah dan sulit rasanya menolak. Tak beretika rasanya jika menolak pemberian orang lain, bukan?

Bagi Anda yang memiliki riwayat penyakit tertentu, mengatur pola makan sudah menjadi kewajiban. Perayaan Lebaran dengan berbagai hidangan tidak menjadi masalah asalkan Anda tahu tekniknya. Agar suasana menyenangkan ber-Lebaran tak berujung dengan penyakit yang kambuh.

Ahli gizi klinis dr Fiastuti Witjaksono, MS, SpGK, mengutarakan, riwayat kesehatan tetap perlu diperhatikan saat menyantap hidangan Lebaran. Agar tak membuat kecewa tuan rumah, tetaplah makan hidangan yang tersedia, namun kurangi porsinya. Anda juga perlu menetralisasi asupan berlemak tersebut dengan memperbanyak makan buah dan sayur.

"Makan sedikit saja, karena biasanya kalau Lebaran Anda tidak hanya mengunjungi satu tempat saja. Kurangi porsi makan, misalnya dengan hanya mencicipi makanan yang dihidangkan," kata Fiastuti, seperti ditayangkan Metro TV, Selasa (14/9/2010) lalu.

Cara lainnya, selain mengurangi porsi, adalah memperbanyak makanan mengenyangkan dengan kalori rendah. Seperti agar-agar, buah, sayuran, dan susu tanpa lemak. Kurangi porsi makanan manis dan berlemak. Jika pun Anda tetap menyantap makanan berlemak tinggi, netralisasi dengan asinan, gado-gado, dan buah segar. Tak sulit menemukan makanan enak namun sehat kan?

Mengonsumsi makanan berlemak berlebihan menimbulkan risiko hiperkolesterol. Sedangkan hidangan Lebaran umumnya mengandung protein hewani yang mengandung lemak tinggi seperti rendang, semur daging, gulai, opor ayam, dan makanan bersantan lainnya. Anda yang memiliki riwayat penyakit kolesterol tinggi, sebaiknya cukup mencicipi saja hidangan berlemak yang tersaji. Jangan mengonsumsinya dengan porsi lengkap. Mengonsumsi daging berlebihan juga berisiko bagi penderita asam urat. Sementara penderita diabetes perlu mengurangi porsi makanan manis seperti cake atau cookies karena berisiko menaikkan kadar gula darah.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau