Jl RE Martadinata Ambles Sedalam 7 Meter

Kompas.com - 16/09/2010, 11:14 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal (Irjen) Polisi Timur Pradopo meninjau lokasi amblasnya Jalan RE Martadinata, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (16/9/2010).       Kapolda datang untuk melihat langsung sisi jalan menuju Pelabuhan Tanjung Priok yang ambles sedalam tujuh meter dengan panjang 103 meter pada pukul 03.15 Kamis dini hari tadi.       Menurut Kapolda, pihaknya langsung mengantisipasi kejadian itu dengan mengalihkan arus lalu lintas yang melewati jalur tersebut sambil menunggu penelitian mengenai penyebab dan kemungkinan dampak dari ambrolnya jalan itu.       "Untuk penyebab ambrolnya jalan, akan dibentuk tim dari kepolisian bekerja sama dengan dinas PU," ujar Timur Pradopo.       Untuk sementara, sisi jalan yang tidak ambles dari arah Tanjung Priok menuju Ancol juga hanya boleh dilalui kendaraan roda dua dan roda empat.       "Untuk jalan yang boleh dilalui, kita menunggu hasil penelitian dinas PU, berapa tonase kendaraan yang boleh melintasi Jalan RE Martadinata dari sisi yang tidak ambrol," papar jenderal bintang dua tersebut.       Sementara itu, Direktur Wilayah II PT Binamarga Winarno yang ditemui di lokasi mengatakan, jalan ambrol akibat penurunan tanah.       "Tanah yang dilakukan peninggian jalan 60 sentimeter dengan dibeton 30 sentimeter, serta terjadi pengerukan Kali Jabat, tempat lalu lintas kapal laut sandar," ujarnya.       Menurut Winarno, ambrolnya jalan akibat tanah lunak. Di sana, jalan yang ditinggikan mengalami abrasi. "Pengerukan yang dilakukan menyebabkan tanah lunak terkena air Kali Jabat. Dikeruk KPLP," ucapnya.       Untuk itu, pihaknya secepatnya akan memasang tiang pancang di lokasi ambrolnya jalan. Dia mengatakan, kerugian akibat ambrolnya jalan itu diperkirakan mencapai Rp 2,8 miliar. "Satu dua hari ini akan ada tim teknis untuk melakukan penelitian penyebab ambrolnya jalan. Untuk mencegah ambrolnya jalan, akan dilakukan penurapan di lokasi kejadian," tutupnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau