Gejala Fisik Depresi

Kompas.com - 16/09/2010, 15:40 WIB

Kompas.com - Gejala-gejala emosional depresi mungkin sudah banyak diketahui orang. Tetapi selain perasaan tertekan dan sedih hampir sepanjang hari, depresi juga memiliki gejala-gejala fisik. Malahan, kebanyakan orang yang depresi lebih sering mengalami nyeri kronik. Apabila Anda mengalami gejala-gejala seperti di bawah ini, segeralah mencari bantuan.

Sakit kepala Ini merupakan gejala yang sering dialami orang yang sedang depresi. Bila sebelumnya Anda sudah menderita migren, biasanya nyerinya akan bertambah parah ketika depresi.

Nyeri punggung Bila Anda sudah menderita nyeri punggung, gejalanya akan bertambah parah saat sedang depresi.

Nyeri otot Depresi bisa membuat sel-sel pertahanan tubuh menurun, termasuk juga memperburuk rasa sakit.

Nyeri dada Nyeri dada bisa menjadi tanda adanya penyakit kardiovaskular, tetapi depresi juga bisa menyebabkan rasa tidak nyaman yang menyebabkan dada sering terasa sakit.

Gangguan perut Orang yang sedang depresi menjadi gampang merasa mual, lebih sering sembelit atau menderita diare.

Kelelahan Meski sudah tidur dengan cukup, seringkali tubuh masih merasa kelelahan. Bahkan, membuka mata di pagi hari terasa sulit karena energi seolah sudah terkuras.

Sulit tidur Orang yang sedang depresi akan lebih sulit tidur, mudah terbangun di malam hari dan sulit untuk memejamkan mata kembali.

Perubahan nafsu makan Sebagian orang yang depresi mengeluhkan nafsu makan yang mendadak hilang, sebagian lagi hanya tertarik mengonsumsi makanan tertentu, seperti karbohidrat sehingga berat badan terus bertambah.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau