Inilah Akses Sementara Priok-Kota

Kompas.com - 16/09/2010, 16:15 WIB

JAKARTA, KOMPAs.com — Berkait dengan ambrolnya Jalan RE Martadinata, dini hari tadi, jalan tersebut kemudian ditutup untuk umum. Jalur Priok-Kota sebenarnya masih bisa dilintasi, tetapi dikhawtirkan akan terjadi longsor atau ambrol susulan.

Meski demikian, sejumlah pengendara motor terlihat tidak mengindahkan larangan melintas. Mereka tetap nekat melintas di jalan yang masih terlihat bagus itu.

Untuk membantu mobilitas warga, Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Metro Jakarta Utara mengalihkan arus kendaraan. Semua kendaraan yang datang dari arah Tanjung Priok dialihkan melalui Pengadilan Negeri Jakarta Utara-Danau Sunter-Kemayoran-Gunung Sahari. Untuk menghindari kemacetan, kendaraan yang datang dari arah Pelabuhan atau Cilincing diarahkan ke Yos Sudarso, memutar di depan mal Artha Gading, lanjut masuk Jalan Danau Sunter-Kemayoran-Gunung Sahari.

Dari Gunung Sahari, pengendara bisa mengambil arah ke Ancol-Pasar Ikan-Pluit atau ke Manggadua-Kota.

Adapun pengguna kendaraan roda empat disarankan untuk masuk Tol Dalam Kota menuju Ancol dan turun di Kemayoran atau Kota.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau