Insiden hkbp

Gedung OPP Tempat Ibadah Sementara

Kompas.com - 17/09/2010, 11:48 WIB

BEKASI, KOMPAS.com — Gedung Organisasi dan Partai Politik (OPP) di Jalan Chairil Anwar, Kota Bekasi, dalam proses perbaikan agar siap digunakan sebagai tempat ibadah sementara bagi jemaat. Sejumlah tukang memperbaiki kusen pintu, atap, ubin, dan jendela. 

"Kami melakukan perbaikan menyeluruh sehingga tempat ini layak dipakai untuk kegiatan peribadatan jemaat HKBP pada Minggu (19/9/2010)," kata Kepala Subbagian Umum Pemerintah Kota Bekasi Teddy Malik saat dijumpai di Gedung OPP, Bekasi, Jumat.

Gedung yang ditawarkan Pemkot Bekasi sebagai tempat ibadah sementara jemaat HKBP ini merupakan salah satu dari enam gedung yang terdapat di dalam kompleks. "Enam gedung itu diperuntukkan untuk OPP. Tetapi, yang satu di ujung itu tidak terpakai sejak lama," ujar Teddy.

Lima gedung OPP lainnya ditempati Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Pemuda Pancasila, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), dan Persatuan Purnawirawan dan Warakawuri TNI dan Polri (Pepabri). "Yang di ujung itu biasa dipakai buat aula bersama untuk kegiatan pertemuan," tutur salah seorang penjaga Gedung Pepabri.

Teddy melanjutkan, proses perbaikan Gedung OPP baru dimulai tadi pagi dan diminta selesai Sabtu atau satu hari sebelum peribadatan. "Kamis lalu kami diperintahkan memperbaiki gedung. Proyek perbaikan ini memakan biaya pemeliharaan gedung sebesar Rp 40 juta yang diambil dari dana APBD pemkot," tambahnya. 

Teddy mengatakan, pemkot berupaya memberikan tempat selayak mungkin bagi jemaat HKBP untuk kenyamanan mereka dalam beribadah. "Kami ingin memastikan Gedung OPP itu nyaman sebagai tempat ibadah jemaat HKBP. Diterima tidaknya tempat tersebut kami serahkan sepenuhnya kepada HKBP," ujarnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau