LAMPUNG TIMUR, KOMPAS.com- Sejumlah petani di Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung mengeluhkan tanaman jagung mereka terserang jamur. Bahkan, mereka terancam gagal panen. "Puluhan hektar tanaman jagung kami terserang jamur, akibatnya pertumbuhan tanaman jagung tidak normal bahkan banyak yang mati," kata seorang petani Subandio di Kecamatan Pekalongan, Lampung Timur, sekitar 65 Km dari Bandarlampung, Sabtu (18/9/2010). Menurut dia, serangan penyakit akibat jamur itu memiliki ciri-ciri sebagian tanaman berwarna putih, terutama dimulai dari pangkal batang dan kemudian menjalar hingga ke daun jagung tersebut. "Jamur menyerang batang yang bisa mengakibatkan batang patah. Selain itu, penyakit jamur juga bisa mengakibatkan daun kering," terangnya Ia menjelaskan, jamur muncul saat intesintas hujan tinggi dan jika hujan turun terus-menerus maka penyakit tersebut lebih cepat datang dan menyerang tanaman lainnya. "Kami kesulitan mengatasinya sebab, hingga kini belum ada obatnya," katanya. Ia menyebutkan, hingga kini tercatat 25 hektare tanaman jagung di daerahnya terserang penyakit jamur tersebut.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang