BOGOR, KOMPAS.com - Anggota Mapala Universitas Indonesia, Ali Budi dan Rendi, sampai Sabtu (18/9/2010) pukul 12.00 belum ditemukan. Keduanya diduga tersesat dalam pendakiannya di Gunung Gede Pangrango, Bogor-Sukabumi.
Kepala Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) Sumarto menjelaskan, saat ini sekitar 100 orang, yang terdiri dari beberapa tim gabungan, sudah berada di atas gunung tersebut, untuk melakukan pencarian kedua korban.
"Pencarian diarahkan pada tiitik antara Blok Cisarua dengan Blok Balaikambang, diketinggian sekitar 1.800 meter dpl, atau sekitar 3 sampai 4 kilometer garis lurus kearah selatan dari posko Cisarua ini," kata Sumarno, yang berada di posko tersebut.
Pencarian ke arah tersebut, lanjutnya, berdasarkan sinyal telepon seluler korban yang terditeksi BTS Cibogo Cisarua pada Jumat sore. Operasi pencarian kedua korban dipimpin Ardi Andoro dari TNGGP.
Menurut Sumarto, Ali dan Rendy melakukan pendakian pada Minggu, 12 September melalui Cimungkap, Sukabumi. Keduanya diketahu mendapat masalah dalam pendakiannya itu pada Kamis sore, setelah korban mengirim pesan singkat dari telepon selulernya ke Sekretariat Mapala UI di Jakarta.
"Isi pesan mereka memberitahukan mereka tersesat dan Rendi kelelahan. keduanya minta dijemput," kata Sumarto.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang