KLATEN, KOMPAS.com - Kasus penganiayaan kembali terjadi, Sabtu (18/9/2010) menjelang Pemilihan Bupati Klaten, Jawa Tengah, Senin (20/9/2010) lusa.
Ambar Supriyanto, warga Desa Batur, Kecamatan Ceper, simpatisan pasangan calon Agus Winarno-Sri Kertati (Asri), dipukuli sekelompok orang di dekat Posko Asri di Desa Karangwuni, Kecamatan Ceper.
Saksi mata, Sondong Nugroho, mengatakan, Ambar dipukuli 12 orang yang membawa senjata tajam. Namun, kejadian tidak berlangsung lama karena beberapa orang di Posko Asri mengetahuinya dan menolong korban.
Penganiayaan pada masa tenang itu diduga dilakukan oleh simpatisan pasangan calon bupati dan wakil bupati lain. Tidak berselang lama, anggota Polsek Ceper dan Polres Klaten mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).
"Penyidikan sementara, konflik terjadi karena persoalan pribadi antarwarga, bukan dikarenakan memanasnya persaingan mereka sebagai simpatisan calon kepala daerah," kata Kepala Kepolisian Resor Klaten, AKBP Agus Djaka Santosa.
"Kami memasukkan kasus ini dalam tindak pidana murni. Dan, kami sedang melakukan pemeriksaan, baik terhadap korban maupun saksi, untuk mengetahui motif penganiayaan tersebut," lanjutnya.
Hingga malam ini, satuan anggota pengendalian masyarakat masih bersiaga di dekat lokasi penganiayaan untuk mengantisipasi terulangnya kejadian serupa.
Sebelumnya, kasus penganiayaan dengan senjata tajam terjadi pada awal masa kampanye pilkada. Tiga simpatisan calon petahana, Sunarno-Sri Hartini, menjadi korban pembacokan dan pemukulan saat berkampanye di Kecamatan Bayat, 4 September lalu.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang