Kesehatan

Sebanyak 71 Calon Haji Risiko Tinggi

Kompas.com - 20/09/2010, 03:46 WIB

BATAM, KOMPAS - Sebanyak 71 calon haji dari Kota Batam tergolong berisiko tinggi karena berusia di atas 65 tahun. Mereka adalah kaum lanjut usia, tergabung dalam 441 calon haji dari Batam, yang akan berangkat ke Mekkah dalam empat kloter, 12-15 Oktober.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Chandra Rizal, Minggu (19/9), menyatakan, 71 calon haji digolongkan berisiko tinggi dalam hal kesehatan. Mereka memiliki penyakit yang umumnya dialami kaum lanjut usia, di antaranya hipertensi, jantung, dan diabetes.

”Tidak akan ada cek kesehatan khusus terhadap 71 calon haji. Sebagaimana calon haji lainnya, cek kesehatan telah dilakukan di puskesmas,” kata Chandra.

Meskipun demikian, Chandra menambahkan, pada acara pemberian imunisasi meningitis di Asrama Haji Kota Batam, 22 September, Dinas Kesehatan Kota Batam sekaligus akan melihat rekam medis seluruh calon haji, termasuk para calon haji yang tergolong berisiko tinggi.

Calon haji dari Batam pada pemberangkatan 12-15 Oktober berjumlah 441 orang. Jadwal pemberangkatannya meliputi 12 Oktober untuk 28 calon haji, 13 Oktober untuk 238 calon haji, 14 Oktober untuk 130 calon haji, dan 15 Oktober untuk 45 calon haji.

Rombongan calon haji dari Batam akan tergabung dengan calon haji dari daerah lain di Kepulauan Riau yang total berjumlah 1.065 orang serta dari Kalimantan Barat, Sumatera Utara, dan Sumatera Selatan. Semuanya embarkasi Bandara Internasional Hang Nadim Batam.

Terkait pemberian imunisasi meningitis pada 22 September, hal itu akan dilakukan terhadap calon haji dari Batam yang berangkat 12-13 Oktober. Adapun untuk dua kloter berikutnya belum dijadwalkan.

Menurut staf khusus pemberangkatan calon haji dari Dinas Kesehatan Kota Batam dr Ratna Irawati, imunisasi yang diberikan adalah meningitis meningokokus dari vaksin menveo buatan Italia. Langkah itu dilakukan untuk mencegah calon haji terserang penyakit radang selaput otak yang bisa terjadi di Mekkah, tempat bertemunya ribuan jemaah dari beberapa negara. Di samping itu, imunisasi meningitis diwajibkan Pemerintah Arab Saudi kepada setiap calon haji.

Vaksin menveo untuk Batam telah tiba dari Tanjung Pinang, pekan lalu. (LAS)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau