JAKARTA, KOMPAS.com — Sejumlah pengendara sepeda motor tak tahu bahwa sebagian Jalan RE Martadinata ditutup karena ambrol. Mereka pun terpaksa memutar dan mencari jalan alternatif.
Semakin siang, makin banyak pengendara yang kecele karena jalan tersebut ditutup. Meski sudah ada palang penutup sekitar 200 meter dari ujung-ujung jalan ambrol, mereka mengira sebagian jalan yang masih utuh tetap dapat dilalui sepeda motor.
Mereka terpaksa memutar setelah melihat pagar seng menutup empat jalur jalan di lokasi kejadian. Pengendara dari arah Tanjung Priok maupun Kota sama-sama kecewa.
"Waktu itu Kapolda (Metro Jaya) bilang motor bisa lewat. Kok sekarang ditutup?" gerutu salah seorang kurir saat mencoba kembali melewati palang terluar.
Pantauan Kompas.com, hampir semua pengendara kendaraan roda dua nekat menerabas palang terluar ini karena tak ada petugas keamanan di tempat tersebut seperti terlihat pada awal-awal setelah kejadian.
Masih ada pula sejumlah orang yang membawa keluarganya untuk sekadar mengintip jalan yang ambrol dari celah-celah pagar seng. Di pagar seng ini, terpasang peringatan berupa denah jalan yang ambrol.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang