Aspirasi

Enam Unjuk Rasa Akan Warnai Jakarta

Kompas.com - 21/09/2010, 07:59 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Setelah sepi dari aksi unjuk rasa selama libur Lebaran, Ibu Kota akan kembali menjadi tempat menyampaikan aspirasi warga. Sedikitnya enam unjuk rasa akan mewarnai Jakarta mulai dari pagi hingga sore hari.

Data yang dihimpun TMC Polda Metro Jaya, Selasa (21/9/2010), unjuk rasa pertama akan berlangsung di Gedung Mahkamah Konstitusi dan kantor Kemendagri, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, pukul 09.00 WB.

Pada jam yang sama, unjuk rasa berikutnya akan berlangsung di kantor PT Telkomsel, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan.

Menjelang siang, kantor KPK dan kantor Kemdagri di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, akan disambangi sekelompok massa. Rencananya, massa akan menyampaikan orasinya mulai pukul 10.00 hingga 16.00 WIB.

Pada pukul 10.00 hingga 16.00 WIB, Pengadilan Hubungan Industrial akan disambangi massa dari Serikat Pekerja Carrefour Indonesia.

Massa yang berbeda juga akan mendatangi kantor Kemhub di Jalan Medan Merdeka Barat, kantor Kementerian ESDM di Jalan Medan Merdeka Selatan, dan dilanjutkan di depan Istana Negara. Unjuk rasa tersebut berlangsung mulai pukul 12.00 hingga 14.00 WIB.

Anda yang tidak ingin terjebak macet sebaiknya menghindari lokasi-lokasi tersebut saat aksi sedang berlangsung.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau