TABANAN, KOMPAS.com - Badan Pariwisata Dunia (United Nations World Tourism Organization) turut mendeklarasikan Desa Belimbing di Kecamatan Pupuan, Kabupaten Tabanan, Bali, menjadi desa wisata.
Pendeklarasian desa wisata Belimbing dihadiri Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti dan perwakilan UN-WTO, I Gede Ardika. "Desa ini memiliki pesona pemandangan indah yang berpotensi dikembangkan sebagai desa wisata," kata Ardika, Senin (20/9/2010).
Ardika mengungkapkan, tokoh dan masyarakat Belimbing memiliki semangat yang tinggi dalam pengembangan destinasi wisata setempat.
"Semangat menyama braya masyarakat Belimbing cukup tinggi, tinggal bagaimana pihak terkait membuka peluang ke arah sana," ungkap mantan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata pada pemerintahan Megawati Soekarnoputri itu.
Yang penting, ujar Ardika, upaya masyarakat di samping melestarikan nilai budaya setempat, juga dalam rangka meningkatkan mutu kehidupan warga. Kekuatan masyarakat sebagai modal dasar harus benar-benar disinergikan dengan semua komponen terkait lainnya.
Masyarakat, lanjut Ardika, selain sebagai tuan rumah, juga sebagai pengelola sekaligus penikmat hasil upaya yang dilakukan sehingga perlu kepedulian semua komponen terkait.
Pendeklarasian Desa Belimbing sebagai desa wisata ditandai dengan penandatanganan di atas kanvas oleh Bupati Tabanan, UN-WTO dan komponen terkait lainnya.
Bupati Eka Wiryastuti berharap nilai-nilai kearifan lokal yang dimiliki Desa Belimbing, utamanya ekologi Desa Belimbing dapat dipertahankan. "Ke depan Desa Belimbing diharapkan bisa sebagai desa wisata yang memiliki jati diri jelas. Pemerintah sebagai pemegang kebijiakan akan memberi dukungan positif ke arah itu," kata Eka.
Bupati Tabanan memaparkan, dalam pengembangan objek wisata, Sapta Pesona merupakan hal penting yang harus diterapkan. Pasalnya, tujuh unsur tersebut sangat dibutuhkan wisatawan bila berkunjung ke suatu objek wisata. "Mereka membutuhkan rasa aman, tertib, bersih, indah, sejuk, masyarakat yang ramah tamah. Yang terpenting adalah sebuah kenangan terhadap objek wisata," katanya.
"Saya berharap masyarakat Belimbing untuk bisa menciptakan souvenir khas Belimbing, sehingga mereka selalu terkenang dengan Desa Belimbing," tambah Eka Wiryastuti.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang