JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Djoko Suyanto menegaskan, negara tidak boleh kalah dan menyerah dengan aksi-aksi bersenjata yang dilakukan kelompok teroris yang Rabu dini hari menyerang markas Kepolisian Sektor Hamparan Perak, Deli Serdang, Sumatera Utara.
"Oleh sebab itu, instruksi saya kepada Kepolisian Negara RI adalah agar segera mencari dan memburu serta menangkap dan meminta pertanggungjawaban," tandas Djoko kepada Kompas seusai melepas keberangkatan Wakil Presiden Boediono menuju New York, Amerika Serikat, di Bandar Udara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Rabu pagi.
Menurut Djoko, Polri harus bekerja sama dengan aparat lain, seperti Tentara Nasional Indonesia (TNI), Badan Intelijen Negara, dan komponen masyarakat lainnya, untuk segera menangkap dan memberikan ketenangan kepada masyarakat.
Saat ditanya apakah serangan kelompok bersenjata tersebut secara terbuka dapat disebutkan menantang pemerintah dan aparat keamanan, Djoko menambahkan, "Ya, karena itu harus dilawan."
Sebagaimana diberitakan, Rabu dini hari, Mapolsek Hamparan Perak, Deli Serdang, Sumatera Utara, diserang kelompok bersenjata yang diperkirakan menggunakan enam sepeda motor dan melibatkan sekitar 15 orang. Akibat penyerangan tersebut, tiga anggota Polri yang berjaga di Polsek Hamparan Perak, Deli Serdang, tewas mengenaskan.
Sebelum melepas keberangkatan rombongan Wapres, Djoko Suyanto sempat memberikan penjelasan mengenai peristiwa serangan kelompok bersenjata tersebut.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang