JAKARTA, KOMPAS.com — Pemerintah dan DPR sepakat merevisi target nilai tukar rupiah dari Rp 9.300 per dollar AS menjadi Rp 9.250 per dollar AS pada tahun anggaran 2011.
Menurut Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution, asumsi kurs nilai tukar rupiah terhadap dollar AS yang diturunkan dari Rp 9.300,00 menjadi Rp 9.250,00 oleh pemerintah telah sesuai perhitungan BI.
"Hitung-hitungan kita sebenarnya memang ada di sekitar Rp 9.250,00 per dollar AS," ujarnya seusai mengikuti rapat kerja bersama pemerintah dengan Komisi XI DPR di Jakarta, Selasa (21/9/2010).
Oleh karena itu, dia optimistis target tersebut bisa tercapai. "Insya Allah bisa," ujarnya.
Darmin mengatakan, prospek ekonomi global yang diperkirakan melambat pada tahun 2011 akan memengaruhi ekonomi Indonesia dan ekspor yang berakibat pada menurunnya transaksi berjalan yang bisa menekan nilai tukar rupiah.
Oleh karena itu, lanjut Darmin, diperlukan langkah antisipatif, baik melalui peningkatan daya saing produk ekspor maupun perluasan pasarnya. "Mata uang rupiah punya risiko melemah ke depan," ujarnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang