Rapbn 2011

Asumsi Rupiah Jadi Rp 9.250

Kompas.com - 22/09/2010, 08:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Pemerintah dan DPR sepakat merevisi target nilai tukar rupiah dari Rp 9.300 per dollar AS menjadi Rp 9.250 per dollar AS pada tahun anggaran 2011.

Menurut Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution, asumsi kurs nilai tukar rupiah terhadap dollar AS yang diturunkan dari Rp 9.300,00 menjadi Rp 9.250,00 oleh pemerintah telah sesuai perhitungan BI.

"Hitung-hitungan kita sebenarnya memang ada di sekitar Rp 9.250,00 per dollar AS," ujarnya seusai mengikuti rapat kerja bersama pemerintah dengan Komisi XI DPR di Jakarta, Selasa (21/9/2010).

Oleh karena itu, dia optimistis target tersebut bisa tercapai. "Insya Allah bisa," ujarnya.

Darmin mengatakan, prospek ekonomi global yang diperkirakan melambat pada tahun 2011 akan memengaruhi ekonomi Indonesia dan ekspor yang berakibat pada menurunnya transaksi berjalan yang bisa menekan nilai tukar rupiah.

Oleh karena itu, lanjut Darmin, diperlukan langkah antisipatif, baik melalui peningkatan daya saing produk ekspor maupun perluasan pasarnya. "Mata uang rupiah punya risiko melemah ke depan," ujarnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau