MEDAN, KOMPAS.com — Hingga sekitar pukul 06.23 WIB, Rabu (22/9/2010), situasi Polsek Hamparan Perak, Deli Serdang, Sumatera Utara, pascapenembakan yang dilakukan belasan orang tak dikenal masih dijaga ketat oleh satuan polda, polres dan Polsek Hamparan Perak.
Warga setempat yang mendengar kejadian menggemparkan ini juga berbondong-bondong untuk melihat situasi TKP di Polsek Hamparan Perak dari luar garis polisi.
Terlihat beberapa anggota laboratorium dan forensik dari Polda Sumut melakukan olah TKP dan mencari barang bukti serta selongsong peluru untuk selanjutnya menjadi bahan pengembangan tindak lanjut kasus penembakan yang menyebabkan tiga personel Polsek Hamparan Perak tewas.
Dari informasi yang diperoleh, berdasarkan hasil olah TKP, petugas saat ini menemukan sedikitnya 30 selongsong peluru yang dikeluarkan dari senjata para penyerang.
Selain itu, mobil patroli hangus di bagian belakangnya akibat dibakar dengan menggunakan bom molotov.
Sejauh ini, belum diketahui identitas penyerang. Hanya disebutkan bahwa mereka menyerang menggunakan senjata laras panjang jenis AK dan mengenakan kerudung. Penyerangan diduga terkait operasi Densus 88 terhadap kelompok bersenjata yang ditengarai sebagai teroris.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang