Teh untuk Menyedapkan Masakan

Kompas.com - 22/09/2010, 09:01 WIB

KOMPAS.com - Minum dua hingga lima cangkir teh setiap hari baik bagi jantung dan otak. Selain itu, ternyata ada cara lain untuk merasakan manfaat antioksidan dari daun teh, yaitu dengan menambahkannya ke dalam masakan favorit. Teh akan memperkaya rasa tanpa meningkatkan jumlah kalori, garam, gula, ataupun lemak pada makanan.

Robert Wemischner, penulis Cooking with Tea mengatakan, konsumsi daun teh bisa memberi hasil positif pada program diet. Coba olah daun teh seperti berikut:

Sebagai bahan olesan. Tambahkan 1 sdt daun teh hitam yang sudah dicincang kasar pada campuran bumbu yang sudah disiapkan. Kemudian, oleskan semuanya pada permukaan ayam, daging, atau ikan mentah. Diamkan selama 10 menit, sebelum dimasak. Tip: Gunakan daun teh segar atau ambil dari kantong teh celup.

Sebagai bahan kaldu. Tambahkan teh yang sudah diseduh ke dalam air kaldu, lalu tuang ke atas daging atau ikan yang dimasak secara perlahan. Tip: Gunakan teh hitam pada hidangan yang akan dilengkapi red wine, atau teh hijau bila sajian ditambahi white wine.

Sebagai bahan bumbu. Hangatkan secangkir air perasan jeruk segar yang sudah dicampur dengan 1 sdt daun teh hitam. Angkat, diamkan selama 5 menit, lalu saring daunnya. Rendam kerang atau olahan udang di dalamnya, simpan di lemari es selama 15-60 menit, sebelum dimasak. Tip: Jadikan sebagai saus, dengan menambahkan 1 butir bawang putih yang dicincang halus, serta 1 sdm kecap asin. Rebus hingga mendidih, kemudian tambahkan pada kerang yang sudah dipanggang.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau