JAKARTA, KOMPAS.com — Fenomena hujan disertai angin kencang yang terjadi periode Januari-September 2010 mengakibatkan sedikitnya 50 pohon di jalur hijau di Jakarta Timur tumbang.
Untuk mengantisipasi kejadian serupa, Sudin Pertamanan Jakarta Timur tengah mendata sejumlah pohon rawan tumbang untuk segera dilakukan penopingan.
Dari 50 pohon yang telah tumbang, 16 pohon di antaranya tumbang selama September 2010 ini. Lokasi pohon tumbang tersebut paling banyak terdapat di Kecamatan Pulogadung (20 pohon), Duren Sawit (16), Jatinegara (9), Kramatjati (2), Matraman (2), dan Cakung (1). Namun, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tumbangnya pohon tersebut.
Saat ini beberapa pohon rawan tumbang menunggu pihak Sudin Pertamanan untuk dilakukan penopingan karena kondisinya yang sudah tua ataupun karena beban daun yang terlihat sangat rindang, seperti di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Jalan DI Panjaitan, Jalan Raya Bogor, Jalan Basuki Rahmat, Jalan Bekasi Timur, Jalan Perintis Kemerdekaan, dan Jalan Kolonel Sugiyono.
Kasudin Pertamanan Jakarta Timur Tutie Erwina Haryanti menjelaskan, pihaknya hingga kini tengah menginventarisasi keberadaan pohon di Jakarta Timur yang telah berusia uzur serta melakukan penopingan di sejumlah wilayah. Itu dilakukan untuk mencegah adanya korban yang terkena musibah akibat pohon tumbang.
“Kami sudah koordinasikan dengan pihak kecamatan untuk membantu laporan masyarakat, terkait adanya pohon yang rawan tumbang di wilayahnya. Kemudian dari laporan yang masuk itu, akan kami tindak lanjuti,” jelasnya, Rabu (22/9/2010).
Tutie mengatakan, jika ada warga Jakarta Timur yang menjadi korban akibat pohon tumbang, bisa mengklaim ke Sudin Pertamanan Jakarta Timur agar bisa mendapatkan santunan.
“Laporan tersebut harus disertai oleh surat keterangan dari lingkungan setempat serta laporan dari pihak kepolisian setempat,” ujarnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang