Jepang terbuka super series

Tunggal Putri Indonesia Mengenaskan

Kompas.com - 22/09/2010, 16:00 WIB

JAKARTA, Kompas.com - Prestasi tunggal putri Indonesia benar-benar berada di titik terendah. Jangankan berharap membawa gelar juara ke Tanah Air, menuju babak yang lebih tinggi dalam sebuah event pun butuh sebuah "keajaiban".

Hal ini tampak jelas di Jepang Terbuka Super Series 2010. Dua pemain putri Indonesia yang bernaung di bawah atap Pelatnas Cipayung, Adriyanti Firdasari dan Maria Febe Kusumastuti, sudah harus angkat koper di babak pertama, sehingga wakil "Merah Putih" di nomor ini langsung habis.

Dalam pertandingan yang berlangsung Rabu (22/9/10), Firdasari tak mampu membendung kehebatan pemain China yang tidak diunggulkan, Jiang Yanjiao. Dalam pertarungan berdurasi 30 menit, Firda kalah dua set langsung 15-21, 21-23.

Setali tiga uang, Maria Febe, yang berstatus pemain nomor satu di Pelatnas, juga tak berdaya menghadapi pemain Hongkong Yip Pui Yin. Maria Febe menyerah dua set langsung 17-21, 16-21 setelah bertarung selama 34 menit.

Dari sektor ganda putri, Indonesia masih menaruh harapan kepada Meiliana Jauhari/Greysia Polii. Unggulan 8 ini maju ke babak kedua setelah menang 21-16, 21-6 atas pemain pasangan Amerika Serikat Eva Lee/Paula Lynn Obanana. Tapi selanjutnya, Meiliana/Greysia bertemu lawan tangguh, yaitu pasangan Korea Selatan Ha Jung Eun/Jung Kyung Eun.

Selain pasangan Pelatnas tersebut, masih ada juga Vita Marissa/Nadya Melati. Pemain non-pelatnas ini lolos ke babak kedua setelah menang 21-16, 21-15 atas pasangan Jepang Ayumi Mine/Kurumi Yonao. Hanya saja, peluang Vita/Nadya di babak kedua nanti sangat berat karena mereka langsung bertemu unggulan 3 dari China, Cheng Shu/Zhao Yunlei.

Satu pasangan Pelatnas sudah langsung tersingkir di babak pertama ini, yaitu Shendy Puspa Irawati/Nitya Krishinda Maheswari. Mereka menyerah 21-14, 13-21, 15-21 dari pasangan gado-gado Petya Nedelcheva (Bulgaria)/Anastasia Russkikh (Rusia).

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau