BANDAR LAMPUNG, KOMPAS.com - Migrant Care menilai, langkah pemerintah yang kembali menegaskan moratorium pengiriman TKI ke Malaysia kurang efektif. Negara jiran diketahui kerap mengabaikan sepihak moratorium itu.
"Moratorium itu kan terlihat hanya keinginan kita sepihak saja. Buktinya, selama setahun lebih kita melakukan moratorium, berdasarkan data KBRI di Malaysia, ada 5.000 lebih PRT (pembantu rumah tangga) yang masuk ke sana. Malaysia senang-senang saja mempekerjakan mereka tanpa peduli moratorium," ujar Direktur Eksekutif Migrant Care, Anis Hidayah, Rabu (22/9/2010).
Untuk itu, ia mendesak perlunya ada langkah evaluasi menyeluruh pemerintah terkait efektivitas moratorium TKI informal Ke Malaysia. Sebelumnya, pemerintah melalui Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar menegaskan kembali penghentian pengiriman TKI informal ke tiga negara, termasuk Malaysia.
Anis juga mendesak pemerintah memperbaiki database dan memperketat tata cara pengiriman TKI ke Malaysia. Sehingga, tidak ada lagi kesimpangsiuran terkait asal-usul TKI yang bermasalah.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang