Liverpool Jajaki Calon Investor

Kompas.com - 23/09/2010, 01:26 WIB

LIVERPOOL, KOMPAS.com - Liverpool sedang menjajaki sejumlah calon investor baru. Menurut Direktur Umum Liverpool, Christian Purslow, para investor itu sedang menjajaki bisnis dari segi hukum dan finansial.

"Ada sejumlah kecil kelompok peminat yang bekerja secara serius dan privat memelajari detail bisnis ini dari segi hukum dan finansial," kata Purslow.

"Harapan saya adalah proses tersebut akan diikuti pengajuan proposal pembelian klub ini yang menarik minat pada direktur dan bagus untuk klub ini,"

"Apakah saya tahu apakah salah satu dari kelompok ini untuk mencapai garis akhir? Tidak. Apakah saya bisa membuat salah satu dari mereka menuliskan cek? Tidak,"

"Aspek terpenting dari kemungkinan penjualan ini adalah memastikan klub ini akan dijual dengan harga yang sesuai. Satu-satunya yang lebih buruk dari batalnya pembelian adalah menjual klub dengan harga dan kepada pihak yang salah,"

"Saya tak akan membuat kesalahan memutuskan transaksi yang akan membuat klub berada dalam situasi lebih buruk. Saya tahu pertanyaan yang akan ditanyakan," terangnya.

Liverpool membutuhkan investor baru akibat berutang kepada Royal Bank of Scotland (RBS). Nilai itu berjumlah 237 juta poundsterling ditambah denda.

Menurut pemberitaan di Inggris, bila Liverpool tak bisa membayar utang sampai 6 Oktober mendatang, RBS akan mengambil alih Liverpool dari pemiliknya, Tom Hicks dan George Gillet. (SCN)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau