SINGAPURA, Kompas.com - Lewis Hamilton menyimpan asa agar bisa mengalahkan Red Bull Racing di GP Singapura akhir pekan ini. Juara dunia 2008 tersebut menyatakan keyakinannya ini menyusul hasil cukup bagus yang diraih McLaren di Monaco dan Hungaria.
Memang, duet Red Bull, Mark Webber dan Sebastian Vettel, paling difavoritkan untuk memenangi balapan di sirkuit jalan raya Marina Bay, yang akan berlangsung malam hari tersebut. Pasalnya, pada trek-trek sebelumnya, tim yang bermarkas di Milton Keynes tersebut sangat dominan jika tampil di sirkuit yang membutuhkan downforce tinggi.
Meskipun demikian, Hamilton mengaku tak gentar. Apalgi, pebalap Inggris ini yakin keputusan FIA yang melarang penggunaan bagian-bagian fleksibel pada badan mobil, akan memengaruhi performa Red Bull. Kecepatan tim berlambang banteng tersebut juga pasti agak berkurang.
"Saya tidak berharap hal itu terjadi (Red Bull jauh lebih cepat dari McLaren). Saya pikir mobil kami juga sudah banyak berubah dan harapannya, kami sudah bisa sejajar dengan mereka.
"Tak bisa dibantah lagi, ketika mereka punya downforce lebih bagus, maka mereka jauh lebih cepat. Di tempat seperti Hungaria mereka unggul karena downforce itu, tetapi ada dua bagian terpisah--sayap depan dan lantai. Dan, itu sudah harus diubah. Karenanya, mereka mungkin sudah kehilangan keuntungan dari itu. Kami tidak memiliki keuntungan itu karena kami memainkan aturannya dan berharap sekarang bisa seimbang."
Di Singapura, McLaren datang dengan sedikit perubahan. Tetapi Hamilton yakin, timnya sudah melakukan perubahan besar untuk memahami apa yang dibutuhkan agar sasisnya bisa lebih cepat.
"Saya rasa jika kami kembali ke Hongaria, dan datang dari sana ke sini, maka kami akan hancur," ujar Hamilton. "Sejak itu kami melakukan banyak perubahan pada mobil dan kami pun memahami apa yang salah, sehingga kami bisa melakukan hal yang tepat.
"Kami sudah banyak belajar sejak beberapa bulan lalu. Saya rasa kami memiliki paketan yang bagus untuk akhir pekan ini. Kami akan menggunakan apapun yang dimiliki, untuk bisa mengalahkan mereka."
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang