JAKARTA, KOMPAS.com - Menanggapi isu reshuffle kabinet yang kian ramai dibicarakan, dua menteri asal PKB, Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal Helmy Faishal Zaini dan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar, yakin posisi mereka dalam jajaran Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II masih aman dan jauh dari bayang-bayang pergantian.
Hal tersebut disampaikan Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal Helmy Faishal Zaini, saat menghadiri rapat tertutup dengan para petinggi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Kantor PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta, Kamis (23/9/2010).
Helmy mengatakan, dua kader PKB di jajaran Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II tidak merasakan kekhawatiran reshuffle lantaran sejauh ini masih tetap dalam koridor yang baik.
"Yang penting untuk saat ini adalah bagaimana untuk fokus bekerja memberikan apa yang terbaik. Saya kira sejauh ini posisi saya dan Cak Imin masih aman-aman saja. Soal penilaian, selebihnya kita berikan sepenuhnya kepada Presiden," ujar Helmy.
Optimisme tersebut diakui Helmy bukan tanpa alasan. Pasalnya, hasil rapor kinerja dua kader PKB tersebut sejauh ini dinilai bagus. Penilaian UKP4 terhadap Helmy dan Muhaimin juga baik-baik saja.
"Penilaian UKP4 terhadap kami baik-baik saja. Artinya laporan kinerjanya bagus. Saya kira Presiden juga punya pertimbangan sendiri dalam me-reshuffle menterinya," ujarnya. (Tribunnews/Alie Usman)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang