Siapa Ketua Umum Kadin?

Kompas.com - 25/09/2010, 09:39 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Umum Dewan Pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia periode 2010-2015 akan dipilih dalam Musyawarah Nasional VI Kadin di Jakarta Convention Center (JCC), Sabtu (25/9/2010).

Berdasarkan jadwal, acara pemilihan ketua umum Kadin akan diawali dengan laporan serta pengesahan hasil sidang komisi dan nama-nama calon ketua umum yang merangkap sebagai ketua formatur periode 2010-2015. Setelah pengesahan tersebut, akan dilanjutkan dengan penyampaian visi dan misi dari kelima kandidat.

Barulah kemudian akan digelar pemilihan ketua umum Kadin Indonesia yang merangkap ketua formatur dan pemilihan empat anggota formatur. Pascapemilihan, jadwal acaranya adalah pengesahan ketua umum dan anggota formatur serta penutupan sidang pleno.

Kandidat ketua umum antara lain Ketua Umum Pergantian Antarwaktu Kadin Adi Putra Darmawan Tahir; Ketua Dewan Pertimbangan Kadin Suryo Bambang Sulisto; serta Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Investasi dan Perhubungan Chris Kanter.

Selain itu, kandidat lainnya adalah Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Sandiaga Salahuddin Uno dan Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Lembaga Keuangan Nonbank, Asuransi, dan Pasar Modal Wishnu Wardhana.

Sebelumnya, Ketua Pengarah Munas VI Kadin Soeharsoyo, Selasa lalu, mengemukakan, kelima kandidat tersebut akan merebutkan 129 suara yang terdiri atas 99 suara dari 33 perwakilan Kadin provinsi serta 30 suara dari perwakilan seluruh asosiasi dan anggota luar biasa Kadin Indonesia.

"Kalau ada calon yang melebihi 50 persen, pemilihan hanya berlangsung satu putaran," katanya.

Namun, tambah Soeharsoyo, bila tidak ada calon yang melebihi 50 persen, akan diselenggarakan putaran kedua dengan mengambil dua calon yang mendapatkan dua suara terbesar pada putaran pertama.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau