BANDUNG, KOMPAS.com - Peringatan Hari Jadi Kota Bandung ke-200, Sabtu (25/9/2010) ditandai dengan upacara khusus yang dihadiri Wakil Wali Kota Bandung Ayi Vivananda, unsur Muspida, pejabat publik, tokoh masyakarat dan tamu asing di halaman Plasa Balai Kota Bandung.
Camat Lengkong, Lucy Susilayani mengawali upacara peringatan dengan membacakan sejarah Kota Bandung mulai Bupati ke-10, kolonial Belanda hingga masa kepemimpinan sekarang, Dada Rosada, sementara Ayi Vivananda bertindak sebagai pembina upacara.
Seluruh pegawai di lingkungan Pemkot dan SKPD dan peserta upacara, tampak memakai pakaian adat diantaranya kebaya sunda buhun, kampret sunda hingga dan gaya mojang dan jajaka sunda.
Ayi mengatakan, cikal bakal Bandung hingga berusia 200 tahun tak lepas dari pemikiran cerdas Wiranatakusumah II untuk mengonsep Bandung ke pusat kota, sehingga kini menjelma sebagai kota dengan perkembangan industri, bisnis dan berbagai magnet dan ciri khas yang disukai oleh para wisatawan luar.
"Momentum 200 tahun Kota Bandung harus menjadi titik tolak semangat dan kemajuan bersama untuk membangun semua sektor, pembangunan inferastuktur, perbaikan dan pelestarian berbasis lingkungan hidup," kata Ayi.
Seusai upacara khusus peringatan, rangkaian akan dilanjutkan dengan Sidang Paripurna Istimewa di Gedung Merdeka, dilanjutkan dengan pencanangan Gerakan Cikapundung Bersih (GCB) yang akan dimulai dari Curug Dago hingga aliran di samping Sasana Budaya Ganesha.
Tepat di Hari Jadi Kota Bandung, Pemkot juga memberikan pelayanan gratis kesehatan di beberapa Puskesmas dan juga menggratiskan Trans Metro Bandung (TMB) mulai dari pukul 06.00 hingga 17.00. "Silakan pergunakan TMB karena hari ini kami membebaskan ongkosnya," kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung, Prijo Soebiandono.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang