EMPATLAWAN, KOMPAS.com - Meski telah memeriksa satu per satu penumpang angkutan umum maupun pribadi, razia jajaran Polres Lahat dan Polsek Tebingtinggi, tak menemukan sesuatu hal yang terkait terorisme.
Razia ini malah mengamankan dua ekor trenggiling seberat lebih 10 kg yang tergolong hewan yang dilindungi. Selain itu, polisi berhasil mengamankan satu ton minyak tanah bersubsidi dari Bengkulu. Rencananya minyak tanah itu akan dipasarkan di Provinsi Sumatera Selatan.
Razia yang mengerahkan dua pleton Polres Lahat dan jajaran Polsek Tebingtinggi, mendapati seorang penumpang bus AKAP tujuan Semarang membawa sebuah tele atau teropong untuk senjata tembak, meski akhirnya orang tersebut dilepaskan setelah identitasnya diperiksa.
Dari pengakuannya, penumpang yang tercatat sebagai mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Solo ini, teropong tersebut digunakan untuk senapan angin.
Polisi juga mendapati sebuah bus AKAP yang tidak dapat menunjukkan izin trayek. Selain itu juga mengamankan beberapa buah sepeda motor yang tidak dilengkapi dengan surat menyurat.
Pantauan Sriwijaya Post di lokasi, razia yang dipimpin langsung Kapolsek Tebingtinggi, AKP Suparlan dibantu personel dari Polres Lahat yang berseragam dan pakaian preman lengkap dengan senjata laras panjang ini, menghentikan semua kendaraan yang melintas.
Razia yang dilakukan sekitar dua jam ini, memeriksa satu persatu penumpang baik penumpang Bus AKAP, angkutan umum, dan pribadi. Begitu juga barang yang dibawa baik yang di dalam mobil atau bagasi meski tidak ditemukan penumpang yang mencurigakan sebagai teroris.
Kapolsek AKP Suparlan mengatakan, razia gabungan ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya teroris yang sekarang ini telah menyebar luas dan sudah kerap beraksi.
Namun, pihaknya tidak menemukan sesuatu yang mencurigakan terkait adanya penumpang yang terlibat dalam komplotan teroris. (Wiliem WK)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang