Razia Teroris Malah Dapat 2 Trenggiling

Kompas.com - 27/09/2010, 04:47 WIB

EMPATLAWAN, KOMPAS.com - Meski telah memeriksa satu per satu penumpang angkutan umum maupun pribadi, razia jajaran Polres Lahat dan Polsek Tebingtinggi, tak menemukan sesuatu hal yang terkait terorisme.

Razia ini malah mengamankan dua ekor trenggiling seberat lebih 10 kg yang tergolong hewan yang dilindungi. Selain itu, polisi berhasil mengamankan satu ton minyak tanah bersubsidi dari Bengkulu. Rencananya minyak tanah itu akan dipasarkan di Provinsi Sumatera Selatan.

Razia yang mengerahkan dua pleton Polres Lahat dan jajaran Polsek Tebingtinggi, mendapati seorang penumpang bus AKAP tujuan Semarang membawa sebuah tele atau teropong untuk senjata tembak, meski akhirnya orang tersebut dilepaskan setelah identitasnya diperiksa.

Dari pengakuannya, penumpang yang tercatat sebagai mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Solo ini, teropong tersebut digunakan untuk senapan angin.

Polisi juga mendapati sebuah bus AKAP yang tidak dapat menunjukkan izin trayek. Selain itu juga mengamankan beberapa buah sepeda motor yang tidak dilengkapi dengan surat menyurat.

Pantauan Sriwijaya Post di lokasi, razia yang dipimpin langsung Kapolsek Tebingtinggi, AKP Suparlan dibantu personel dari Polres Lahat yang berseragam dan pakaian preman lengkap dengan senjata laras panjang ini, menghentikan semua kendaraan yang melintas.

Razia yang dilakukan sekitar dua jam ini, memeriksa satu persatu penumpang baik penumpang Bus AKAP, angkutan umum, dan pribadi. Begitu juga barang yang dibawa baik yang di dalam mobil atau bagasi meski tidak ditemukan penumpang yang mencurigakan sebagai teroris.

Kapolsek AKP Suparlan mengatakan, razia gabungan ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya teroris yang sekarang ini telah menyebar luas dan sudah kerap beraksi.

Namun, pihaknya tidak menemukan sesuatu yang mencurigakan terkait adanya penumpang yang terlibat dalam komplotan teroris. (Wiliem WK)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau