Pertemuan bisnis ri-korea

BKPM Sambangi Sejumlah Perusahaan Korsel

Kompas.com - 27/09/2010, 08:23 WIB

SEOUL, KOMPAS.com — Dalam rangka mendorong peningkatan investasi di Indonesia, diselenggarakan pertemuan bisnis antara Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dan sejumlah perusahaan di Korea Selatan, Senin (27/9/2010) di Hotel Lotte, Seoul.

Dalam kunjungan kerjanya ke Negeri Ginseng itu, Kepala BKPM Gita Wirjawan akan melakukan one on one meeting dengan beberapa pemimpin grup perusahaan besar di Korsel.

Perusahaan besar itu di antaranya Hankook Tire Co Ltd, Posco, dan LG Electronics. Pertemuan bisnis juga akan dilakukan dengan para pemimpin instansi terkait dengan kerja sama penanaman modal, seperti Korea Chamber of Commerce and Industry (KCCI) dan Korea Trade Investment Promotion Agency (Kotra).

Bagi Indonesia, Korsel merupakan salah satu calon investor potensial. Berdasarkan catatan BKPM, nilai realisasi investasi Korsel di Indonesia pada tahun 2009 mencapai 624,58 juta dollar AS atau melonjak 107,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 301,09 juta dollar AS. Terdapat lebih dari 1.000 proyek penanaman modal Korsel di Indonesia yang meliputi beberapa sektor di antaranya mesin dan elektronika, makanan, konstruksi, bahan kimia, dan jasa perdagangan.

Grup perusahaan besar Korsel yang telah berinvestasi di Indonesia antara lain Samsung, Hyundai, LG, Daewoo, dan KIA Motor.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau