Ford Hapus 10 Model Lawas

Kompas.com - 28/09/2010, 09:48 WIB

LONDON, KOMPAS.com - Bos Ford Motor Company, Alan Mulally mengatakan perusahaan akan menghapus 10 merek lawas yang kini masih dipasarkan. Kebijakan ini untuk meningkatkan efisiensi sekaligus konsentrasi pada model yang dipasarkan.

"Dari 30 model, sekarang lagi menuju ke 20 sampai 25. Lebih sedikit model akan lebih fokus meningkatkan kualitas rancang bangunnya," ujar Alan di Konfederasi Industri Inggris di London, seperti dilansir Bloomberg, kemarin.

Semula Ford memiliki total 97 model dan pasca krisis keuangan global sejak akhir 2009, jumlahnya mengalami penurunan signifikan. Pengurangan produk termasuk melepas kepemilikan saham mobil mewah seperti Volvo, Jaguar Land Rover dan Aston Martin.

"Sangat jelas, kita harus merampingkan Ford secara dramatis. Kondisi ini membantu distribusi jauh lebih baik, pemilik dealer, pemasok, karyawan dan tentunya konsumen sehingga bisa memilih sesuai keinginan mereka," papar Alan.

Ford juga melakukan penyeragaman komponen di setiap produk yang dipasarkan di dunia. Fiesta misalnya, yang dipasarkan dalam 10 varian di seluruh dunia termasuk Indonesia, 65 persen komponen yang dikandung sama.

"Sekarang kunci utamanya tetap membuat kegiatan ekonomi terus bergerak. Seluruh situasi menunjukkan kita terus berjalan ke arah yang benar," tukas Alan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau