Rio Jagokan Alonso Juara Dunia F1

Kompas.com - 28/09/2010, 18:40 WIB

JAKARTA, Kompas.com — Rio Haryanto menjagokan Fernando Alonso menjadi juara dunia Formula 1 (F1) 2010. Menurut pebalap masa depan Indonesia tersebut, yang menjadi pebalap pertama dari Tanah Air yang akan jajal mobil F1, Alonso memiliki segalanya untuk merajai kompetisi adu kecepatan "jet darat" tersebut.

"Performa Alonso terus membaik dan grafiknya naik. Selain itu, Ferrari juga semakin kompetitif. Inilah yang membuat saya yakin Alonso bisa menjadi juara dunia," ujar Rio, yang ditemui menjelang GP Singapura di Sirkuit Marina Bay, akhir pekan lalu.

Memang, Alonso dan Ferrari terus memberikan ancaman bagi para rival mereka, terutama Red Bull Racing dan McLaren. Kini, Alonso berada di peringkat dua klasemen sementara dengan poin 191, terpaut 11 dari Mark Webber.

Adalah hasil di GP Singapura, Minggu (26/9/2010), yang membuat Alonso semakin dekat dengan impiannya untuk meraih gelar pertama dalam debutnya dengan Ferrari. Pada balapan di Sirkuit Marina Bay tersebut, Alonso, yang menempati pole, tampil impresif sejak awal lomba dan akhirnya meraih kemenangan.

Mantan juara dunia 2005 dan 2006 tersebut berhasil menggeser posisi pebalap McLaren, Lewis Hamilton, yang gagal menyelesaikan lomba di Singapura. Hamilton terpaksa mengakhiri balapan karena bersenggolan dengan Webber, yang berhasil finis ketiga.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau