Pemain

Beckham Tak Dikenai Sanksi oleh Manajemen

Kompas.com - 29/09/2010, 04:40 WIB

Los Angeles, Senin - Manajemen Los Angeles Galaxy tidak akan mengambil tindakan apa pun terhadap aksi David Beckham (35) yang tidak bisa mengendalikan dirinya akibat dicemooh pendukung sendiri. Amarah mantan bintang Manchester United serta mantan kapten tim nasional Inggris itu meledak ketika dicemooh pendukung Galaxy seusai dikalahkan kesebelasan New York Red Bulls, Jumat (24/9) lalu.

Oleh pendukung Galaxy, Beckham dituduh serta diejek telah melakukan hubungan seks dengan wanita tunasusila. ”Say in to my face”, begitu kata-kata Beckham yang sempat terekam kamera dan disaksikan pencinta sepak bola di Amerika Serikat. Bahkan, kamera juga sempat merekam apa yang terjadi hingga menjelang kamar ganti Galaxy.

”Kami sudah memerhatikan secara saksama jalannya kejadian tersebut. Ternyata tidak ada tindakan yang terlalu berlebihan,” ujar Patrick Donnelly, Direktur Komunikasi Galaxy.

Sebelumnya, pendukung Kesebelasan Los Angeles Galaxy berteriak, ”Berhentilah melakukan prostitusi.” Teriakan yang berlangsung selama pertandingan tersebut membuat amarah Beckham meledak.

Menanggapi teriakan tersebut, Beckham—yang belum lama ini juga mulai berencana untuk bisa tampil lagi dalam tim nasional Inggris—menjawab dengan berteriak, ”Apakah kalian ingin mengatakannya lagi. Ayo katakan lagi.”

”Kalau kalian katakan lagi, kalian akan memperoleh kostum Galaxy,” tegas Beckham yang juga menjadi duta olahraga Inggris untuk Olimpiade 2012.

Semua tindakan pendukung Galaxy berikut kata-kata berupa jawaban yang disampaikan Beckham tersebut tidak hanya ditangkap kamera televisi, tetapi juga menjadi berita utama di situs jaringan milik tabloid News of The World.

Sekalipun manajemen Los Angeles Galaxy sudah menegaskan untuk tidak melakukan apa pun terhadap Beckham, manajemen Liga Amerika Serikat (MLS) menegaskan bahwa pihaknya tengah mempelajari dengan saksama masalah tersebut.

Menurut Dan Courtemanche, Wakil Presiden Bidang Komunikasi Liga Amerika Serikat (MLS), mereka tengah mempelajari standar prosedur untuk menetapkan langkah yang harus dilakukan terhadap David Beckham.

1.000 dollar

Beckham sendiri bukan hanya baru kali ini mendapat sorotan di negeri Amerika Serikat. Tahun lalu, bintang Inggris itu juga mendapat denda sebesar 1.000 dollar AS. Denda tersebut dijatuhkan MLS setelah Beckham melakukan tindakan dengan menunjuk seorang pendukung Galaxy yang mengejeknya dari tribune.

Pendukung kesebelasan LA Galaxy tersebut juga telah membuat Beckham menjadi pemain yang mudah marah-marah. Itu sebabnya Beckham menjadi pemain yang paling banyak membayar denda, hingga 6,5 juta dollar. (REUTERS/NIC)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau