Bentrokan di pn jaksel

Korban Tewas Dibawa ke RS Polri

Kompas.com - 29/09/2010, 16:13 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Korban luka dan tewas yang sebelumnya akan dirawat di RS Jakarta Medical Center langsung dilarikan ke tiga rumah sakit berbeda. Hal itu dituturkan oleh petugas keamanan kepada wartawan yang telah menunggu di luar RS Jakarta Medical Center atau RS JMC, Jalan Warung Buncit, Jakarta Selatan.

"Tadi kami menerima satu orang tewas, belum diketahui identitasnya. Namun, ia langsung dibawa ke RS Polri," ujar Ivan Setiavan, petugas keamanan yang ditemui di RS JMC, Rabu (29/9/2010).

Ivan melihat jenazah dibawa dengan taksi. Pihak RS JMC hanya membersihkan jasad korban dan dibawa ke RS Polri Kramat Jati dengan didampangi oleh petugas kepolisian. "Tadi jenazahnya saya yang turunin. Sepertinya warga, bila dilihat dari pakaiannya," katanya seraya menambahkan bahwa jenazah dibawa sekitar pukul 14.45.

Ia juga mengatakan, ada anggota kepolisian yang datang ke RS JMC karena tertembak di kaki kanan. Namun, belum sempat dirawat, anggota polisi itu lalu dibawa ke RS Pertamina untuk dirawat intensif. Adapun warga yang terluka dibawa ke RS Medistra, Kuningan, Jakarta Selatan.

"Kami tidak menerima korban luka. Tadi hanya lewat saja di sini lalu dibawa ke rumah sakit lain," ujarnya. (Tribunnews/Ferdinand Waskita)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau