Uruguay Tak Miliki Agenda Khusus di Indonesia

Kompas.com - 29/09/2010, 16:32 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Iman Arif mengungkapkan, Uruguay tak memiliki agenda khusus saat hadir di  Jakarta untuk beruji coba melawan tim nasional (timnas) Indonesia pada 8 Oktober.

Iman mengatakan, "La Celeste" akan tiba di Indonesia pada 6 Oktober. Selama empat hari berada di Jakarta, Iman mengungkapkan, Diego Forlan dkk tak melakoni agenda khusus.

"Mereka empat hari di Indonesia. Masuk (tiba) tanggal 6 dan keluar tanggal 9 atau 10 untuk menuju China," jelas Iman melalui pesan singkat yang diterima Kompas.com belum lama ini.

"Sementara untuk agenda, tiba di Jakarta terus masuk hotel untuk melakukan press conference sebentar, latihan ringan di lapangan GBK (Stadion Gelora Bung Karno), sesi foto, gala dinner, dan kemudian bertanding. Besoknya, ke China. Tidak ada acara khusus kecuali kalau negara mengundang," lanjutnya.

Uruguay dipastikan datang dengan membawa skuad penuh seperti Diego Forlan dan Luis Suarez. BTN juga tidak mengeluarkan dana yang sedikit untuk mendatangkan semifinalis Piala Dunia 2010 itu. Sebab, BTN diperkirakan harus merogoh kocek sebesar Rp 4 miliar demi mendatangkan Diego Forlan dkk.   Rencananya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden Uruguay Jose Mujica dijadwalkan menyaksikan laga tersebut. Sementara itu, uji coba ini merupakan tolak ukur bagi Bambang Pamungkas dkk sebelum berlaga di Piala AFF Desember mendatang.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau