Formula 1

Hamilton: Peluang Saya Belum Mati!

Kompas.com - 29/09/2010, 20:21 WIB

KOMPAS.com - Lewis Hamilton menegaskan, kegagalannya meraih poin di GP Singapura akhir pekan lalu bukanlah bencana besar untuk dirinya. Menurut pebalap McLaren ini, hasil di Sirkuit Marina Bay, Minggu (26/9/10), justru membuatnya semakin termotivasi dalam mengejar gelar juara dunia Formula 1 (F1) 2010.

Memang, balapan di Singapura menyisakan kekecewaan dalam diri Hamilton. Bagaimana tidak, di saat dia sedang bertarung untuk mempertahankan posisinya di urutan tiga, mantan juara dunia 2008 ini justru bersenggolan dengan pebalap Red Bull Racing, Mark Webber, yang membuatnya gagal melanjutkan lomba--hasil buruk ini merupakan lanjutan dari dua pekan sebelumnya di Monza, di mana dia juga harus istirahat setelah bersenggolan dengan Felipe Massa.

Meskipun gagal total di dua seri terakhir, Hamilton tak putus asa dan merasa peluangnya sudah mati. Pebalap Inggris ini mengatakan, selisih 20 poin dengan Webber, yang memimpin klasemen sementara pebalap F1, masih berada dalam jangkauan, sehingga kesempatan untuk mengejar masih sangat terbuka lebar.

"Pada Minggu malam, saya benar-benar kecewa--selalu sulit untuk menegakkan kepala ketika anda harus keluar dari sebuah balapan--dan rasa itu ada dalam waktu yang cukup lama," ujar Hamilton dalam sebuah wawancara melalui situs pribadinya.

"Jelas, itu bukanlah hasil yang bagus, tetapi saya tidak ingin melihat ke belakang karena tidak ada poin. Anda hanya perlu melihat situasi yang dihadapi, dan bekerja keras lagi untuk melakukan yang terbaik.

"Karena itu saya tidak melihat hasil di mana saya harus istirahat di Spanyol, Hongaria, atau di dua seri terakhir, ketika kami kehilangan poin. Saya hanya ingin memandang ke depan, menantikan empat balapan tersisa--saya belum pernah memenangkan balapan di semua trek itu, sehingga semakin termotivasi untuk meraih hasil bagus di sana.

"Saya berbicara kepada tim pada Minggu malam itu, dan kami memiliki perspektif yang bagus: Saya masih berada di peringkat tiga klasemen sementara, dan tertinggal 20 poin dari pemuncak klasemen.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau