MANCHESTER, KOMPAS.com — Legenda Manchester United (MU), Mickey Thomas, menilai publik sedang berusaha menghancurkan karier Wayne Rooney. Salah satu caranya adalah mengupas kehidupan pribadi Rooney, termasuk skandal seksnya dengan seorang pekerja seks komersial (PSK), Jenny Thompson.
"Publik terus menyoroti Wayne Rooney dan mencari-cari masalah darinya setiap waktu. Ia tak mencetak gol. Ia tak bermain sebagus musim lalu dan orang-orang terus menatapnya dan memberikan banyak tekanan kepadanya," kata Thomas kepada Sport.
"Ia anak muda, baru berusia 24 tahun. Ia sudah berada dalam tekanan sejak di usianya yang belia itu. Saya khawatir agresi negatif akan melukainya dan mengakibatkan konsekuensi serius karena pemain ini sudah mendapat segalanya. Saya rasa Anda harus berhati-hati di sini," tambahnya.
Thomas menyarankan, "Beri ia istirahat. Ia hanyalah manusia biasa dan ia juga pasti pernah berbuat salah. Namun, ia berusaha kembali menemukan kehidupannya. Ia berusaha akan hal itu, tetapi media mensinyalir hal itu akan sangat sulit bagi Wayne Rooney."
"Saya rasa ia bisa (melewati masa-masa sulit ini). Saya punya keyakinan kuat dan percaya dalam kemampuannya. Ia akan kembali menjawab keraguan. Saya hanya menilai pada saat ini Anda harus sangat berhati-hati dengan Wayne Rooney. Orang-orang sedang menghancurkannya!" tegasnya.
"Ia memiliki keluarga yang sejahtera di Manchester United. Mereka akan tetap setia dengannya. Mereka juga sedikit banyak membantu Rooney untuk keluar dari masa sulitnya. Mudah-mudahan ia akan menjadi pribadi yang lebih baik lagi dan menjadi pemain profesional yang lebih baik lagi," jelas Thomas.
Skandal seks Rooney terungkap setelah salah satu PSK itu, Jenny Thompson, mengungkapkannya kepada media massa Inggris. Akibatnya, Rooney menjadi bahan pemberitaan utama media massa Inggris.
Menurut pemberitaan di Inggris, rumah tangga Rooney dengan Coleen terancam bubar dan MU juga menunda negosiasi perpanjangan kontraknya. Sejauh ini, Rooney belum bicara soal skandal tersebut
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang