Outlook ekonomi as

CEO di AS Banyak yang Pesimistis

Kompas.com - 30/09/2010, 09:42 WIB

WASHINGTON, KOMPAS.com - Outlook perekonomian global sepertinya masih melempem. Sebagai bukti, mayoritas Chief Executive Officer (CEO) di AS pesimistis atas perjalanan bisnis selama kuartal tiga. Hanya sedikit dari mereka yang memproyeksi peningkatan penjualan dan perekrutan karyawan baru.

Outlook perekonomian hasil survei yang dilakukan Business Roundtable menunjukkan penurunan indeks ke posisi 86 untuk periode Juli hingga September. Ini merupakan penurunan pertama sejak awal 2009. Pada kuartal dua lalu, indeks yang sama bertengger di posisi 94,6, yang merupakan level paling tinggi sejak 2006.

Hasil survei menunjukkan, sekitar 66 persen responden memprediksi ada peningkatan penjualan dalam enam bulan ke depan, turun dari 79 persen di kuartal II lalu. Sementara, 31 persen bilang akan menaikkan gaji karyawan, turun 8 persen dari kuartal II lalu. Pada saat yang bersamaan, sejumlah perusahaan banyak melakukan investasi dengan membeli peralatan baru. Hal itu menandakan anggaran belanja perusahaan akan menjadi sumber kekuatan bagi ekonomi AS.

"Melihat hasil survei, sepertinya pemulihan ekonomi akan berlangsung lama dan panjang. Kami tidak melihat adanya momentum utama yang ada di sini," jelas Ivan G Seidenberg, chairman Business Roundtable sekaligus CEO Verizon Communication Inc. (Barratut Taqiyyah/Kontan)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau