JAKARTA, KOMPAS.com — Jepang mempunyai pemerintah lokal yang aktif dan inovatif. Hal inilah yang memegang peranan penting dalam terciptanya keamanan dan penanganan tindak kejahatan di Jepang. "Jepang adalah satu dari negara yang sangat inovatif dan negara dengan pemerintah lokal yang aktif di dunia," ucap Akira Nakamura, ahli Administrasi Publik Universitas Meiji, dalam "Learning From Japan Symposium 2010", Kamis (30/9/2010) di Universitas Indonesia, Depok, Jabar.
Diungkapkan Akira, pemerintah lokal Jepang mempunyai peranan yang sangat penting dalam penciptaan keamanan di Jepang, dengan keaktifan pemerintah lokal negeri tersebut dalam penanganan kekerasan. "Pemerintah lokal Jepang mempunyai beberapa aturan dan fungsi yang sangat inovatif dalam penanganan kekerasan," kata Akira.
Ia memaparkan, salah satu aturan dan fungsi pemerintah lokal yang inovatif dalam menciptakan keamanan adalah termos elektrik dengan sensor. Termos ini mempunyai sensor yang ditaruh di bagian depan termos, pada sisi atas dan bawah.
Kegunaannya, termos ini bisa mendeteksi adanya si empunya rumah. Jadi, apabila si pemilik rumah tidak menyentuh termos tersebut dalam waktu satu minggu, maka sinyal sensor termos tersebut akan langsung kontak ke pemerintah lokal setempat.
"Termos ini kan pasti setiap orang pakai. Apabila si pemilik dalam waktu satu minggu tidak menyentuh termos maka sensor dari termos tersebut akan langsung memberikan sinyal ke pemerintah lokal. Akan diketahui apakah pemilik tersebut sedang sakit atau sudah meninggal," jelasnya.
Akira menambahkan, di Jepang terdapat 786 kota besar serta 941 desa dan kota kecil. Sebanyak 80 persen masyarakat Jepang hidup di kota besar.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang