JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua DPR Marzuki Alie menyayangkan terjadinya serangkaian peristiwa kekerasan dalam pekan ini. Ia mengatakan, pihak kepolisian harus menindak pelaku kerusuhan, baik di Tarakan, Jalan Ampera Raya, maupun pelaku ledakan di Kalimalang.
"Apa pun kerusuhan, tindak kriminal, aksi anarkisme, polisi harus melakukan penindakan dan pengamanan terhadap pelakunya. Termasuk yang memiliki senjata, hukumannya berat," kata Marzuki di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (30/9/2010) petang.
Mengenai peristiwa yang terjadi dalam waktu hanya selang satu hari, Marzuki memandang, peristiwa di suatu tempat bisa memicu peristiwa di tempat lainnya, apalagi dengan pemberitaan luas media.
"Suasana (kekisruhan) itu bisa membangkitkan persoalan di tempat lain. Hal ini bisa memengaruhi situasi di daerah lain. Jadi, hati-hati karena rentan terhadap masyarakat kita," ujar Marzuki.
Ia juga berharap, media tak terlalu membesar-besarkan peristiwa konflik dan bentrokan, terutama yang berkaitan dengan masalah antaretnis dan antaragama. "Agak ditahanlah karena itu sensitif buat daerah-daerah yang memang berkonflik," kata dia.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang