JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Suryo Bambang Sulistio (SBS) yakin kalangan dunia usaha tidak terlalu merisaukan rusuh sosial dan teror bom yang terjadi belakangan ini.
SBS menjelaskan itu ketika ditanya pers di sela "Indonesia Tourism Forum" di Jakarta Convention Centre (JCC), Jakarta Selatan, Jumat (1/10/2010).
"Saya pikir jangan terlalu dirisaukan. Meski begitu, aparat keamanan minta ditingkatkan pengamananya agar memberi suasana kondusif bagi investasi," kata SBS.
Presiden Komisaris Bumi Resources ini yakin teror bom dan kerusuhan sosial tidak akan terlalu berdampak pada pertumbuhan investasi. "Saya juga heran ada masyarakat tertentu mau seperti itu (lakukan teror) sampai bunuh diri," kata SBS.
Rusuh terjadi di Tarakan dan Jakarta dalam sepekan terakhir. Kemarin dilanjutkan dengan teror bom di Kalimalang Jakarta. Menurut SBS, investor sekaran pandai melihat seperti apa potensi investasi di Indonesia sehingga hal semacam itu tidak akan mengurangi minat berinvestasi. "Termasuk di sektor pariwisata. Diupayakan terus, Indonesia menjadi tujuan wisata," kata dia.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang